{"id":966,"date":"2013-02-07T01:00:00","date_gmt":"2013-02-07T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/2013\/02\/07\/perebutan-kursi-ptn-semakin-ketat\/"},"modified":"2013-02-07T01:00:00","modified_gmt":"2013-02-07T01:00:00","slug":"perebutan-kursi-ptn-semakin-ketat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/2013\/02\/07\/perebutan-kursi-ptn-semakin-ketat\/","title":{"rendered":"PEREBUTAN KURSI PTN SEMAKIN KETAT"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-O5UPIc_E7NQ\/URL8nEzsiMI\/AAAAAAAAAZ4\/mACfsM470yk\/s1600\/fs-ruang-kuliah.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"212\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-O5UPIc_E7NQ\/URL8nEzsiMI\/AAAAAAAAAZ4\/mACfsM470yk\/s320\/fs-ruang-kuliah.jpg\" width=\"320\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"IN\">Perebutan  kursi perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional  Masuk PTN (SNMPTN) pada tahun ini dipastikan semakin ketat. Pasalnya,  jumlah peserta SNMPTN diperkirakan meningkat.<\/span><span lang=\"IN\"> Hal  ini disebabkan dibukanya batasan terhadap akreditasi sekolah asal  peserta, sebagai syarat mengikuti SNMPTN. Artinya, semua sekolah dapat  mengajukan siswanya untuk mengikuti SNMPTN.&nbsp;<\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"IN\">Berbeda  dengan tahun lalu, batasannya yaitu sekolah berakreditasi A 50 persen,  akreditasi B 30 persen, akreditasi C 15 persen, dan tidak terakreditasi 5  persen. Persaingan peserta lintas akreditasi dan lintas wilayah pun  semakin terbuka. Lalu bagaimana cara panitia SNMPTN melakukan seleksi?<\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"IN\">Ketua <\/span><span>Umum Panitia Pelaksana <span>SNMPTN 2013<\/span>, <span>Akhmaloka,  menyampaikan, seleksi dimulai dari melihat peringkat peserta dari  rapor, kemudian melihat peringkat di sekolah, dan peringkat nasional.  Selain itu, dilihat juga dari nilai indeks prestasi para alumni di  perguruan tingginya.&nbsp;<\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span><span>\u201cKalau  akreditasinya A, tetapi lulusannya di DO (drop out) dari PTN-nya,  jangan-jangan termasuk kelas yang tidak baik. Akan dilihat semua faktor  prestasinya,\u201d katanya saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud,  Jakarta, Jumat (1\/02\/2013).<\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"IN\">Dengan  tidak dibukanya jalur ujian tulis mulai tahun ini, praktis SNMPTN hanya  menerima jalur undangan, yang sebelumnya mensyaratkan adanya batasan  akreditasi. Seleksi pola jalur undangan dilakukan dengan menjaring  prestasi akademik dari nilai rapor dan prestasi lainnya.<\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"IN\">Akhmaloka menambahkan, peserta yang tidak lulus SNMPTN dapat mengikuti <\/span>Seleksi  Bersama Masuk PTN (SBMPTN). Ujiannya dilakukan setelah ada kelulusan  SNMPTN. Namun, dia mengingatkan, bagi peserta yang lulus SNMPTN tidak  boleh mengikuti SBMPTN, kecuali melepaskan kelulusannya. \u201cKalau ikut  tes, pilihan SNMPTNnya didrop atau tidak diterima statusnya,\u201d katanya.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sumber: http:\/\/kemdikbud.go.id <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perebutan kursi perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) pada tahun ini dipastikan semakin ketat. Pasalnya, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-966","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seputar-perguruan-tinggi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/966\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman1purwantoro.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}